Buku ini mengupas secara dalam ketegangan intern Islam, antara golongan mayoritas "dewan wali" berhadapan dengan golongan minoritas - Syekh Siti Jenar dan para pengikutnya - untuk menentukan kebenaran teologis yang mereka pertentangkan. Tapi lebih dari itu, mereka bertarung juga karena kehendak memperoleh pengaruh, kehendak untuk "eksis" secara poliitis, meskipun bukan pula mustahil di balik se…
Tiba-tiba anda kangen pada ibu anda, istri anda, adik perempuan anda, kakak perempuan anda, atau pacar gelap anda. Dan anda butuh ziarah ke masa lalu, butuh ruang kesunyian sebagai cermin, butuh ruang ingatan. Open this book lah, sir!
Kunjungan D. Zawawi Imron ke Negeri Belanda pada tahun 2002 telah mengilhami untuk menulis sajak-sajak tentang negeri itu. Namun, sajak-sajaknya tidak mengesankan bahwa ia larut dan menjadi Belanda Di sana ia justru menemukan cinta tanah air dengan lebih segar. Melihat patung tokoh-tokoh kolonial yang pernah berkuasa di Indonesia, ia teringat moyangnya yang dikerahkan untuk bekerja rodi dan …
Bali merupakan katalis sekaligus latar belakang bagi visi sang pendekar romantis, Bre Redana. Dengan goresan pena yang merdu, kenangan si pemuda abadi ini tersebar secara puitis dan filosofis dalam tulisannya. Seperti halnya, "Berteduh di Antara Batubulan-Mas", "Cinta Bersemi di Banjar Kalanganyar", "Berselewengan di Bawah Sayongan Tegalsuci", dan lain-lain. Bali jadi lebih dikenal, lebih digam…
"Tidak ada lagi orang Jawa yang lain. Juga Camat, juga kepala polisi. Ah, tahunya apa camat-camat sekarang. Adu jago saja patohan, membuat candrasengkala mesti ke Pak Mantri Pasar. Inilah kelirunya. Zaman dulu pegawai itu mesti tahu sastra. Bukan sekadar bisa baca tulis.."