Selama ini kebanyakan isi tulisan perjalanan di media hanyalah tentang sesuatu yang indah-indah. Kita serasa disodori brosur yang menggunakan bahasa berbunga-bunga dan foto-foto hasil rekayasa digital agar pembaca tergerak untuk mengunjungi tempat tersebut. Padahal, traveling tidak selalu enak dan nyaman. Suatu tempat tidak selalu indah dan bagus. Kenangan perjalanan yang paling diingat Trinit…
Buku yang sangat indah ini adalah buah dari kunjungan Stefano Romano, seorang fotografer Italia, ke Indonesia. Setiap fotonya merekam denyut kehidupan masyarakat kampung Indonesia dan memancarkan cinta yang dirasakannya kepada orang-orang yang tinggal disana, terutama pada anak-anak dan kaum wanita di kampung.
Pergi ke Korea Selatan itu mahal, mencari makanan halal juga susah, ditambah bahasanya. sulit dihafal. Ketiga hal itulah yang kiranya mengurungkan niat para budget-traveler maupun backpacker dari Indonesia pergi ke Korea Selatan, Benarkah? Buku ini bercerita bagaimana serunya Claudia backpacking di Korea Selatan. Bagaiman rasanya menginap di hanok (rumah tradisional Korea), roadtrip sambil me…
Keliling Singapura hanya butuh Rp500 ribu? Sudah termasuk biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi? Yakin? Naik apa? Makan apa? Menginap dimana? Jawabannya tentu bukan karena Anda punya teman atau saudara di sana! Dengan detail, Claudia Kaunang yang telah berpengalaman keliling dunia dengan budget murah membongkar tip-tip hebatnya. Dilengkapi peta jalur MRT & LRT, useful information, tip b…
Siapa yang pertama kali merancang pesawat terbang? Kalian tahu siapa yang disebut Bapak Ilmu Bedah? Penemu kacamata? Pembuat bola dunia pertama kali? Ternyata ilmuwan muslim, loh, yang menemukannya! Selain itu, masih banyak penemuan lainnya. Penemuan apa saja, ya? Ayo, temukan jawabannya dalam buku ini!
Melalui buku ini, Tasaro menuliskan surat panjang kepada Bapak. Ia mencoba menceritakan kembali perjalanannya ke Tanah Suci, tempat yang paling ingin didatangi Bapak sepanjang hidupnya menyusuri setiap jengkal tanah yang 1.400 tahun sebelumnya Rasulullah Saw. membangun sejarah di sana.
Sakit hati …. Kebencian …. Dendam kesumat …. Tangis dibalas tangis …. Luka dibalas luka ….
Bila mendengar kata Baginda Rasul saw. dan para sahabatnya, seakan-akan kita dan mereka teramat jauh jaraknya. Mereka seperti berada di langit, sedangkan kita berada di bumi dan tak kuasa untuk menggapai mereka. Dan memang faktanya jarak kita dan mereka terpisahkan oleh dimensi waktu yang terbentang belasan abad lamanya. Ketika membaca buku ini, anggapan itu akan sirna seketika. Para sahaba…
Kisah-kisah sunnah mencakup dimensi iman dan amal serta duniawi dan akhirat. Rampai kisah ini mengajak kita beramal demi kepentingan dunia seolah-olah kita akan hidup selamanya dan mengajak beramal demi kepentingan akhirat seolah-olah kita akan meninggal besok.