Tidak ada yang abadi di dunia ini. Lautan bisa mengering. Gunung bisa rata. Benua terpisah, bersatu, dan terpisah lagi. Apalagi cinta pasangan manusia. Sehebat apapun cinta tersebut, pasti akan berakhir. Waktu akan menelannya. Inilah kisah tentang seorang laki-laki usia 70 tahun, yang ditinggal istrinya meninggal setelah begitu lama menikah, menghabiskan waktu bersama-sama. Saat hari itu tiba,…
Novel tentang cinta, tentang persahabatan, tentang perpisahan, tentang melupakan, dan tentang hujan. Tema yang diusung Tere Liye di buku ini tidak sesederhana novel romantis pada umumnya. Tidak melulu soal cinta melainkan juga ada bumbu-bumbu ilmiahnya. Penggambaran Tere Liye tentang teknologi dan penjelasan ilmiah lainnya dikemas sederhana sehingga mudah dipahami.
Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut- marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata: Aku memberikan kau kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. Lima Pertanyaan. Lima jawaban. Apakah pertanyaan pertamamu…
Sakit hati …. Kebencian …. Dendam kesumat …. Tangis dibalas tangis …. Luka dibalas luka ….
Mereka memang adalah bedebah. bandit-bandit. Tapi mereka bukan pengkhianat, orang-orang bermuka dia, penjilat, dan tabiat murahan lainnya. Mereka adalah bandit-bandit dengan kehormatan. Setia kawan. Pemegang janji terbaik. Mereka adalah bandit-bandit berkelas.
Apa yang kalian lakukan jika teman kalian dalam bahaya besar? Apakah menolongnya? Atau diam saja tidak bisa melakukan apapun? Aku tahu apa yang alan aku lakukan: berangkat bertarung membantunya. Kali ini kami bertualang ke Klan yang malam-malamnya adalah horor panjang. Kekuatan gelap menyelimuti separuh Kalan, dan aku harus memecahkan misteri pesan yang dikirimkan lewat teknologi mimpi. Petuala…