Namanya Seli, usianya 15 tahun, kelas sepuluh, dan dia salah satu teman baikku. Dia sama seperti remaja yang lain, Menyukai hal yang sama, mendengarkan lagu-lagu yang sama, pergi ke gerai fast food, menonton serial drama, film, dan hal-hal yang di sukai remaja
“Di sebuah negeri, penegakan hukum kacau balau. Pada yang kecil hukum sangat bengis, pada yg kuat hukum bisa diatur semaunya. Maka seorang eksekutor datang menghabisi semua petinggi penegak hukum, jenderal polisi, jaksa, hakim, pengacara, dibunuh satu persatu. Negeri itu menjadi chaos, rakyat terinspirasi dari pembunuh tersebut, demonstrasi besar meletus dimana-mana. Siapa Sang Eksekutor i…
Mereka memang adalah bedebah. bandit-bandit. Tapi mereka bukan pengkhianat, orang-orang bermuka dia, penjilat, dan tabiat murahan lainnya. Mereka adalah bandit-bandit dengan kehormatan. Setia kawan. Pemegang janji terbaik. Mereka adalah bandit-bandit berkelas.
Di sini, para penjahat dibesarkan sejak buaian. Dilatih lewat kebohongan. Dididik dengan kemunafikan. Diajarkan melalui ketidakpedulian. Di sini, semua bisa diatur sepanjang ada uangnya. Yang bodoh bisa menjadi pintar seketika. Yang tidak layak bisa segera memenuhi syarat. Yang bersalah bisa jadi benar. Yang bengkok bisa diluruskan. Tidak suka lurus? Mari dibengkokkan lagi. Buku …
Ini adalah sekuel kedua dari novel Tere LIye sebelumnya, yaitu Pulang. Di novel ini cerita masa lalu Padre alias Samad, bapak Bujang, menjadi dominan dibanding kisah dari tokoh Bujang itu sendiri. Inilah sebuah kisah tentang menemukan tujuan, ke mana hendak pergi, melalui kenangan demi kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ke mana langkah kaki akan dibawa.
Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi
Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata. Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah. Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.
Buku ini tentang anak bernama Pukat. Si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak, serta jangan lupakan pertengkaran kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka? Dari puluhan buku Tere Liye, serial ini adalah mahkotanya.