Lebih Senyap dari Bisikan merupakan novel kedua Andina Dwifatma, setelah Semusim, dan Semusim Lagi (2023)- pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta. Novel ini membuka mata pembaca dengan kisah Amara dan pahit manis kehidupan perempuan dalam menemukan apa yang berharga.
Semua simpulan selalu berada di akhir. Mungkin itulah kenapa di ujung semua proses, segalanya tampak lebih jelas. Bertanya-tanya di tengah kisah hanya akan merusakkan nikmatnya menikmati kisah itu sendiri. Membiarkan rasa penasaran memuncak dalam tiap alur dan terus menikmati satu demi satu rangkai cerita akan menjadi makna tersendiri dalam setiap kisah. Seperti kata Buddha, jangan terjebak mas…
Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu. Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi. Tapi setidaknya, dalma situasi apapun, petarung sejati tidak akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan …
This collection of reflections is to remind us of some of the things we can turn our distracted minds to, when we can direct our attention to what are in front of us, above us, and more importantly, within us, using all the senses that we were all born with.
Funiculi Funicula, sebuah kafe di gang sempit di Tokyo, masih kerap didatangi orang-orang yang ingin menjelajahi waktu. Peraturan-peraturan yang merepotkan masih berlaku, tetapi itu semua tidak menyurutkan harapan mereka untuk memutar waktu. Dalam buku ini dikisahkan tentang seorang pria yang ingin kembali ke masa lalu untuk menemui sahabat yang putrinya ia besarkan, seorang putra putus asa yan…
Buku ini berkisah tentang tiga pemuda berandal yang bersembunyi di toko kelontong tak berpenghuni setelah melakukan pencurian, sepucuk surat misterius mendadak diselipkan ke dalam toko melalui lubang surat. Surat aneh itu berisi permintaan saran yang ternyata membawa mereka dalam petualangan melintasi waktu, menggantikan peran kakek pemilik toko kelontong yang menghabiskan tahun-tahun terak…
Untuk para perindu cahaya yang lelah dnegan hatinya yang gulita. Untuk para petualang kehidupan, yang tak ingin menyesal hingga meminta sebuah kemustahilan. "Ya Allah, hidupkan aku satu kali lagi."
Buku ini tentang anak bernama Pukat. Si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak, serta jangan lupakan pertengkaran kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka? Dari puluhan buku Tere Liye, serial ini adalah mahkotanya.
Menulis adalah aktivitas yang menyenangkan. Tapi, terkadang kita mengalami kebuntuan ide saat memulai sebuah kalimat atau bagaimana menutup sebuah cerita. Pada dasarnya, menulis akan terasa mudah dan menyenangkan bila kita punya keterampilan. Creativ Writing akan membantumu mengnali hal-hal mendasar dalam penulisan kreatif. Semisal, bagaimana membuat adegan yang menarik, sudut penceritaan b…