Demi mencari Kanya, Kashmir melakukan pengembaraan rasa ke kota-kota yang jauh: Stockholm, Frankfurt, Paris, Hongkong, Mekah, Madinah, Yogyakarta, dan sebuah kota kecil yang terlupakan, Bandung Selatan. Sampai suatu siang, Kashmir terbangun di atas kereta dan melihat Kanya dikelilingi orang-orang tak dikenal. namun, saat berusaha menjangkau gadis pujaannya itu, Kashmir tersadar, betapa waktu te…
Berawal dari workshop menulis yang diselenggarakan MASTERA pada 2001, penulis merancang ulang naskah novel ini hingga terbit kembali dengan judul Bidadari Berbisik. Novel setebal 301 halaman ini terinspirasi dari peristiwa nyata di Surabaya yang pernah menjadi salah satu headline koran. Sebuah kejadian tragis yang sangat mengusik rasa kemanusiaan dan menjadi pengalaman menarik bagi penulis untu…
OTW nikah adalah harapan semua singlelillah. Intip berbagai kisah terkait kecamuk aneka rasa, saat meniti langkah ke sana. Nikmati serpihan hikmah sebagai pertimbangan sebelum menuju halal. Beberapa goresan pena dalam buku ini mungkin melaju lebih jauh melampaui garis OTW nikah, sebagai upaya memberi bayangan akan ujian pernikahan yang menanti setelah ijab kabul terpenuhi. Termasuk pilihan paca…
Ini adalah sekuel kedua dari novel Tere LIye sebelumnya, yaitu Pulang. Di novel ini cerita masa lalu Padre alias Samad, bapak Bujang, menjadi dominan dibanding kisah dari tokoh Bujang itu sendiri. Inilah sebuah kisah tentang menemukan tujuan, ke mana hendak pergi, melalui kenangan demi kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ke mana langkah kaki akan dibawa.
Hamid dan Zainab dua insan yang sama-sama jatuh cinta, tetapi terpisahkan oleh perbedaan latar belakang keluarga dan derajat ekonomi. Perasaan cinta mereka tersimpan rapi dalam hati masing-masing dan tidak terungkapkan. Ketidakberdayaan Hamid dalam mengungkapkan perasaannya semakin memberatkan hati dan perasaan Hamid ketika Mak Asiah Ibu Zainab meminta dirinya untuk melunakkan hati Zainab agar …
Wujud kejahatan di muka bumi selalu berevolusi seiring dengan perkembangan zaman dan peradaban. Namun ada dua hal yang selalu menempel pada setiap kejahatan, yaitu motivasi dalam melakukannya serta cara pelaku menutupinya. Buku antologi ini memberikan pemahaman akan dua hal tersebut melalui berbagai kisah kejahatan dengan segudang pertanyaan berlatar sejarah Indonesia.