Kita diperintah untuk memahami isi Al-Qur'an serta mengamalkannya. Yang dimaksud dengan isi di sini ialah makna yang terkandung dalam simbol-simbol kebahasaan. Buku ini berupaya menyuguhkan kepada pembaca butir-butir iman, mutiara, dan zat tertentu yang bermanfaat bagi kehdupan kita.
Buku ini ditulis oleh tiga pemikir Muslim terkemuka, atas dasar keyakinan bahwa cukuplah Al-Quran sebagai satu-satunya sumber bagi setiap upaya pengembangan segenap sistem Islami di segala bidang kehidupan. Diharapkan pula buku ini mampui memberikan gagasan yang lurus tentang sumber sejati filsafat Islam, dan meletakannya pada perspektif yang benar.
Buku ini diangkat dari hasil perkuliahan "Tafsir" pada Fakultas Ushuluddin UNISBA. Di dalamnya memuat berbagai pandangan dan sikap para ulama tentang ayat-ayat atau hadis mutasyabihat, baik yang datang dari salaf maupun yang datang dari khalaf. Pemikiran-pemikiran yang dituangkannya luas dan mendalam.
Risalah ini ialah merupakan uraian yang berkaitan dengan masalah-masalah bahari, ekonomi dan maritim sebagaimana yang diutarakan dalam Al-Qur'an. Bahan-bahan ini berasal dari bebrbagai ceramah di pelbagai tempat dan tulisam dalam pelbagai mass-media yang saya ketengahkan dengan harapan mendorong ummat Islam agar dapat maju lagi dalam bidang ekonomi maritim.
Buku ini merupakan buah pikir Sayyid Quthb (1906-1966) yang secara spesifik membahas ayat-ayat perihal riba dalam Al-Qur'an dari beragam perspektif. Pengetahuan Sayyid yang sangat luas mengenai sistem ekonomi, politik, dan budaya membuat buku ini bukan sekadar kajian agama. Dalam buku ini, riba dibahas secara komprehensif, mendalam, dan langsung pada pokok permasalahan.
Suatu yang patut diperhatikan dalam setiap mempelajari suatu disiplin ilmu yaitu keharusan mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Dasar-dasar (pokok-pokok) ini akan besar sekali artinya ketika orang yang akan mempelajari apapun disiplin ilmu itu untuk mencapai pemahaman yang mendalam dan berdasar atas pondasi yang kuat serta pilar yang kokoh.
Klasifikasi ayat Al-Qur'an bersinggungan dengan kebutuhan mendasar seorang Muslim, seperti konsep ketuhanan, pelaksanaan ibadah khusus, nilai-nilai moral, ilmu pengetahuan dan petunjuk mengkomunikasikan sistem nilai Islam kepada hamba-Nya. Dalam buku ini, bidang-bidang tersebut dipaparkan secara rinci dan luas.
Munculnya indeks Al-Qur'an merupakan salah satu upaya untuk meneliti Al-Qur'an dari sudut pandang tertentu dan indeks Al-Qur'an yang disusun oleh Afdalurrahman ini cukup baik untuk bisa dijadikan sebagai acuan dalam penelitian tersebut.
Di tengah kelangkaan literatur ilmu tafsir, Thameem Ushama menawarkan pendekatan baru kajian tafsir. Berbeda dengan kajian-kajian lain, studi ini lebih spesifik karena tiga alasan: pertama, metodologi tafsir yang ditawarkan lebih bersifat obyektif dan komprehensif. Kedua, penulis menggunuakan metode analisis-kritis dan komparatif. Ketiga, kajian ini menggunakan sumber-sumber Barat dan Timur.
Buku yang diangkat dari karya Dr. Abd al-Hayy al-Farmawi ini menjelaskan secara rinci salah satu metode tafsir al-Qur'an yang akhir-akhir ini sangat mengemuka yaitu metode Mawdhu'iy. Metode yang disebut juga Metode Tafsir Tematik ini dirasa sangat kontekstual dengan zaman.