Buku ini berjudul Percik Pemikiran A. Hassan karena percik berarti hanya titik-titik air pemikiran yang berhamburan atau terpancar dari A. Hassan. Dengan demikian buku ini bisa jadi tidak meluas dan mendalam seperti lautan atau samudera dengan beraneka isi di dalamnya. Kita hanya mendapatkan percikannya. Tapi percikannya ternyata bisa bermanfaat, menyegarkan dan mengharumkan ruangan kehidupan i…
Tidak banyak perempuan yang mampu mengelola dengan baik, antara tugasnya di rumah (sebagai seorang istri dan seorang ibu) dengan tugasnya di ruang publik. Kemampuan mengelola itu didukung oleh orang-orang yang berada di belakang perempuan berprestasi itu.
Di buku ini, pembaca akan memahami makna perjuangan ‘Jihad’ dengan hati, dengan pikiran jernih dan sikap positif berdasarkan pengalaman Imam Shamsi Ali.
Saat mewakili Indonesia dalam Perjanjian Renvile pasca Agresi Militer Belanda II, Agus Salim menentang keras pernyataan utusan Belanda yang mengatakan bahwa Republik sudah menghianati nota kesepahaman Linggarjati. Kepada Kapten Van Vredenburg ia berkata, "Apakah tindakan tuan-tuan dalam aksi agresi bisa dikatakan benar dan tidak menyalahi nota Linggarjati? Jika tuan-tuan, sekali lagi, melancark…
Dalam Kongres Islam di Cirebon tahun 1922, K.H. Ahmad Dahlan menyatakan bahwa karena persamaan kedudukan, tidak perlu perantara dalam ibadah. Oleh sebab itu, manusia harus bekerja sama dengan semua pihak walaupun berbeda dengan ketergantungan kehendak mutlak Tuhan menurut doktrin tarjih. Ajaran dan pemikiran "spiritualisme 'hati-suci'" K.H. Ahmad Dahlan yang sangat toleran itu pada suatu masa p…
Hadji Oemar Said (H.O.S) Tjokroaminoto adalah lelaki berdarah priayi yang lebih memilih hijrah meninggalkan kehidupan yang mapan dengan terjun ke tengah-tengah masyarakat sebagai aktivis pergerakan Sarekat Islam untuk melawan segala bentuk penjajahan. Buku ini hadir untuk memotret sosok Tjokroaminoto yang "islamis" sekaligus "Nasionalis". Tokoh yang tak hanya berjuang untuk islam, tetapi untuk …
Buku yang di tulis secara khas, memuat data dan rekaman situasi dengan gaya tutur bercerita yang membuat kesadaran sosial kita tergugah. Para cendikiawan pun memberikan masing-masing tafsirnya. Menurut Dr. Sri-Edi Swasono, buku ini menggambarkan entrepreneurial spirit Kiai Fuad sebagai khalifatullah ini pada intinya melawan salahsatu musuh islam, yakni kemiskinan.islam khususnya dan agama agam…
Buya Hamka. Nama lengkapnya Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Putra pertama dari pasangan Dr. Abdul Karim Amrullah dan Shaffifah ini lahir pada 17 Februari 1908 di Maninjau, Sumatera Barat. Tidak satu pun pendidikan formal ditamatkannya. Banyak membaca menjadi modalnya, tak lupa belajar langsung dengan tokoh dan ulama, baik di Sumatera Barat, Jawa, bahkan sampai ke Mekah. Doktor Honoris Causa da…
Serangkaian kisah tentang Buya Hamka di mata anak kandungnya, Irfan Hamka, meliputi: Masa kecil, remaja, dewasa, berkeluarga, dan memiliki 12 orang anak. Memulai jalan dakwah sebagai ulama, sastrawan, budayawan, dan politisi. Akidah dan pedoman hidup Buya Hamka. Hubungannya dengan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran baru. Bagaimana kehidupan Buya Hamka ketika istri tercintanya meninggal dunia.…
"Pada akhirnya... semua akan menemukan yang namanya titik jenuh... dan pada saat itu... kembali adalah yang terbaik... kepada siapa? kepada DIA pastinya... Bismika Allohumma ahya wa amuut." Itulah pesan terakhir Ustadz Jefri Al- Buchori sebelum beliau wafat. Kepergiannya yang mendadak menyisakan kesedihan yang amat mendalam bukan saja di hati orang-orang terdekat, kerabat, dan sahabatnya, tet…