Islam Kiri gagasan menuju perubahan. Jika kita menilik kembali sejarah perkembangan berbagai agama akan tampak tugas yang dibebankan pada beberapa Nabi memilik kesamaan. Para Nabi bekerja untuk melawan segala bentuk penindasan dan kesewenang-wenangan. Bersama para Nabi, umat dikenalkan pada konsep kesetaraan, penghormatan kepada kaum yang tidak mampu dan menebar kasih sayang bagi semua manusia.…
Dulu orang masih mengira bahwa Iran adalah negara terdepan dalam melawan Zionisme Yahudi. Namun buku Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam punya fakta sebaliknya. Keduanya tampak di luar bermusuhan, tapi di bawah meja saling bersalaman. Buku ini ditulis oleh soerang jurnalis Islam yang menekuni kajian Zionisme Internasional dan dijabarkan dengan gaya menulis yang enak dibaca.
Buku ini merupakan kumpulan catatan-catatan pendek dari Kang Muh, panggilan penulis. Isinya tentang pesan-pesan kearifan yang penuh makna. Insyaallah setelah membacanya, akan mendapatkan pencerahan, pemahaman dan cinta pada Allah dan makhluk-Nya. Renungan-renungan itu dituliskannya dari tahun 1990-an sampai 2000-an.
Di Indonesia, akhir-akhir ini kekerasan mengalami eskalasi. Realitas ini misalnya bisa dilihat dari banyak peristiwa yang berakhir pada tindak kekerasan. Dalam Islam sendiri ada diskusi panjang mengenai apakah ada ajaran agama yang melegitimasi kekerasan. Buku ini mencoba untuk memberi pemahaman pembaca bahwa agama Islam tidak pernah menghendaki kekerasan dalam praktik agamanya.
Bagaimana Islam merespon keragaman agama dan keyakinan? Bagaimana Islam menyatakan pengakuan terhadap keragaman jender dan transjender? Apakah ada perbincangan yang positif tentang isu-isu homoseksualitas dalam Islam? Buku ini merupakan ikhtiar memahami Islam untuk tujuan rahmatan lil alamin dengan meramu ayat-ayat Al-Qur'an, hadis-hadis Nabi Muhammad saw dan tafsir-tafsir ulama yang otoratif.
Pembagian ilmu ke dalam ilmu-ilmu agama dan umum, sebenarnya kurang tepat. Karena sepertinya ilmu-ilmu umum tersebut tidak punya nilai keagamaan. Kalau kita kembali membaca alam sebagaimana kita membaca Al-Qur'an, maka baik dalam ilmu-ilmu agama maupun ilmu-ilmu umum akan terlihat jelas nilai-nilai keislamannya. Oleh karena itu, diperlukan pencarian epistemologi baru, yaitu epistemologi Qur'ani.
Islam Alternatif berupaya menampilkan kembali kedua sisi Islam tersebut di tengah-tengah kasyikan ritual para penganutnya, sekaligus menyodorkannya sebagai alternatif bagi sistem-sistem atau konsepsi-konsepsi kehidupan "sekular" zaman ini. Lebih dari itu, kumpulan ceramah di kampus ini juga memuat - dalam semangat wahdah Islamiah - studi pintas atas mazhab Syi'ah, yang dilakukan oleh penulisnya.