Buku kumpulan sajak Sapardi Djoko Damono ini memuat dua belas sajak. Berbeda dengan kumpulan sajak lainnya, dalam buku ini sajak-sajaknya lebih panjang seperti membaca sebuah cerita pendek yang disampaikan dengan bahasa puitis dan liris. Di samping itu, sajak-sajak ini juga kental dengan perenungan mendalam sehingga tampak menonjol nilai-nilai filosofisnya.
Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan dari jaringan benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan rapi di selembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan sabar oleh jari-jarinya sendiri oleh kesunyiannya sendiri oleh ketabahannya sendiri oleh tarikan dan hembusan napasnya sendiri oleh rintik waktu dalam benaknya sendiri oleh kerinduannya…