Peristiwa Tanjung Priok adalah hasil hasutan sejumlah pemimpin disana. Melaksanakan keyakinan dan syari'at agama, tentu saja boleh. Tetapi kenyataanya ia mengacau dan menghasut rakyat untuk memberontak, menuntut dikeluarkannya orang yang ditahan. Terhadap yang melanggar hukum, ya tentunya harus diambil tindakan (Buku Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan saya).
Selama 32 tahun kekuasaan Soeharto, sejak 1968, hampir tak pernah sepi dari operasi militer di dalam negeri. Buku ini mengisahkan tentang tragedi di atas tragedi, yang menimpa rakyat dan umat Islam Indonesia. Team Peduli Tapol Amnesti Internasional menerbitkan buku ini sebagai wujud kepedulian terhadap: "Ratusan kaum muslimin yang menjadi korban penyiksaan dan penghinaan para Jallad (algojo), y…