Buku adalah hidup Sultan Khan. Dua puluh tahun lebih, dia melawan pemerintah untuk menyelamatkan bisnisnya itu--tak peduli harus ditangkap, diinterogasi, masuk penjara, atau menyaksikan para serdadu buta huruf membakar unggun buku-bukunya di jalanan Kabul. Saudagar Buku dari Kabul bukan hanya potret unik seseorang atau sebuah keluarga. Ia juga potret getir negeri Afghanistan.