Buku ini mengantarkan pesan kebebasan Mernissi. Buku ini menjadi catatan puitis dan menggembirakan tentang masa lalu yang mulai memudar, dilihat melalui mata seorang gadis kecil yang selalu ingin tahu, yang hidup dalam keluarga Muslim terpandang di Fez sebelum kemerdekaan Maroko. Mernissai selalu ingin menjadi seorang pencerita yang fasih, dan kini bernostalgia melalui masa kanak-kanaknya sejak…
Apakah Islam menentang hak-hak wanita? Tentu saja tidak. Lalu, mengapa pada dasawarsa yang luar biasa ini, ketika seluruh dunia terlanda oleh nyanyian tentang hak-hak asasi, orang hanya menemukan satu agama yang dipandang sebagai penghalang di jalan demokrasi sejati? Hanya Islam saja yang dikutuk oleh banyak orang Barat sebagai menghalangi hak-hak wanita. Untuk itulah buku ini ditulis, untuk me…