H. Yunus Yahya dalam tahun 1950-an bersama kawan-kawannya sesama mahasiswa keturunan Tionghoa di Nederland mulai mengadakan gerakan asimilasi dengan ihktiar membubarkan perkumpulan Tionghoa. Mereka tidak setuju keturunan Tionghoa (setelah sudah warga Negara RI) berkumpul berdasarkan ikatan ras maupun "keturunan asing"