Masalah kebudayaan - termasuk hubungannya dengan agama - telah menarik minat dan perhatian penulis sejak ia duduk di bangku SMP kelas III pada tahun 1954-1955. Risalah ini disiapkan dan dikerjakan dalam jangka waktu 4-5 minggu untuk memenuhi salah satu tugas di Institut Islam Siliwangi pada awal tahun 1972. Buku ini merupakan usaha penjabaran atas salah satu bab dengan judul yang sama dengan bu…
Dengung Cigadung II” merupakan lontaran pemikiran jama’ah Masjid Al Multazam dalam Kuliah Ilmiah Populer bulan Ramadahan tahun 1443 H. Sebagaimana terbitan pertama, buku inipun merupakan hasil paparan beberapa orang jama’ah Masjid Al Multazam. Karena tujuan awal Kuliah Ilmiah Populer adalah berbagi pengetahuan pada bidang-bidang ilmu yang ditekuni atau menjadi interes para pemapar, maka b…
Risalah ini pada mulanya hanyalah catatan-catatan pribadi penulis -menurut cita dan perhatian penulis- yang bertebaran di sana-sini. Pokok-pokok pikiran penulis ini dituangkan dalam bentuk-bentuk kesimpulan-kesimpulan. Untuk sampai kesimpulan-kesimpulan tersebut tentu saja ditempuhnya jalan yang panjang.
Buku ini merupakan kumpulan diktat untuk digunakan materinya pada pelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi. Karena sulit didapati buku seperti ini, maka buku ini diharapkan bisa turut "melengkapi" pustaka Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi. Diktat ini disusun dan dibangun dari tiga macam sumber penulis, yang satu berlainan dengan yang lainnya.
Pada saat ini nilai nilai advantage dari globalisasi di gembar-gemborkan oleh para pencetus dan pendukungnya,saat itu pula terjadi proses pengiringan nilai-nilai budaya masyarakat yang pada akhirnya mengakibatkan terjadinya split dan kegamangan nilai. Kegamangan nilai yang di alami masyrakat sekarang merupakan akibat manusia lebih mengutamakan kemampuan akal dan memarginalkan peranan agama at…
Studi terhadap hadits Nabi baik statusnya sebaga sumber syari'at Islam kedua setelah Al-Qur'an maupun sebagai kajian keilmuan, jelas memerlukan keluasan keilmuan yang lain, di samping ketekunan yang luar biasa. Karena keilmuan hadits seperti yang dapat disaksikan dewasa ini, merupakan ilmu 'Islam' yang sarat dengan berbagai dimensi, bukan saja menyangkut segi metodologinya yang sangat variatif …