Sebuah gambar Amir Hamzah (lukisan pena Dede Eri Supria) nampak di dinding dekat tempat tidur Nh. Dini. Setiap malam dalam hari-hari Dini sibuk mengerjakan kisah Amir Hamzah ini, ia selalu memandangi wajah Amir Hamzah sebelum tidur, Dan sebelum terlelap Dini seolah berkata kepada Amir. "Cinta yang kauberikan kepada lilik adalah mimpi setiap wanita"
Zaman berubah. Belanda diusir dari Nusantara. Bangsa jepang yang semula dianggap sebagai pemenang dan penyelamat, segera tampak kebengisannya: rakyat lapar dan telanjang. Penyakit busung lapar dan bahan karung atau tenunan jerami yang dinamakan bagor merupakan penutup tubuh yang umum di desa dan pinggiran kota Dalam suasana kemiskinan yang menyeluruh itu, Dini kecil tetap tumbuh , direngkuh …