Buku ini berisi lontaran kritik-kritik sosial, politik dan agama Iqbal dengan gaya menulis verbalisme. Tulisan-tulisan di dalamnya cenderung santai dengan suasana akrab sehingga pembaca seakan sedang berada di hadapannya. Cocok dibaca oleh kalangan terdidik agar tidak putus komunikasi dengan masyarakat yang harus terus-menerus mereka ajak berdiskusi.