Seandainya Jakob Sumardjo sama gilanya dengan tokohnya, Jeihan: atau Jeihan sama warasnya dengan Jakob, mungkin buku ini tidak wujud. Atau kalaupun wujud, tidak akan segila buku ini. Dari kacamata Jakob yang waras, kegilaan Jeihan dapat tertangkap secara utuh. Termasuk bagian-bagian warasnya. Jakob melukis modelnya dengan kegilaan Jeihan dalam kewarasannya sendiri. Hasilnya adalah lukisan g…