Siapa yang mau seperti Nabi Yusuf yang memilih penjara fisikal agar ia tak terpenjara secara metaforik. Hidup di tengah kekangan hawa nafsu adalah penjara sebenarnya, itu lebih buruk, maka lebih baik dipenjara di antara jeruji dengan hati yang penuh kebebasan. Siapa yang mau "senekad" Nabi Yusuf. Semua orang juga akan menyatakan doa seperti Nabi Yusuf adalah kebodohan, penjara kok lebih disukaiā¦