Namaku Raib, aku bisa menghilang, Seli, teman semejaku bisa mengeluarkan petir dari telapak tangannya, Dan Ali, si biangkerok sekaligus si genius, bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian berpetualang ke dunia paralel yang tidak diketahui banyak orang, yang disebut Klan Bumi, Klan Bulan, Klan matahari, dan Klan Bintang, Kami bertemu tokoh-tokoh hebat. Penduduk klan lain
Namanya Ali, 15 tahun, kelas 10, Jika saja orangtuanya mengizinkan, seharusnya dia sudah duduk di tingkat akhir ilmu fisika progran doktor di universitas ternama, Ali tidak menyukai sekolahnya, guru-gurunya, teman-teman sekelasnya. semua membosankan baginya.
Namanya Seli, usianya 15 tahun, kelas sepuluh, dan dia salah satu teman baikku. Dia sama seperti remaja yang lain, Menyukai hal yang sama, mendengarkan lagu-lagu yang sama, pergi ke gerai fast food, menonton serial drama, film, dan hal-hal yang di sukai remaja
Di sini, para penjahat dibesarkan sejak buaian. Dilatih lewat kebohongan. Dididik dengan kemunafikan. Diajarkan melalui ketidakpedulian. Di sini, semua bisa diatur sepanjang ada uangnya. Yang bodoh bisa menjadi pintar seketika. Yang tidak layak bisa segera memenuhi syarat. Yang bersalah bisa jadi benar. Yang bengkok bisa diluruskan. Tidak suka lurus? Mari dibengkokkan lagi. Buku …
Ini adalah sekuel kedua dari novel Tere LIye sebelumnya, yaitu Pulang. Di novel ini cerita masa lalu Padre alias Samad, bapak Bujang, menjadi dominan dibanding kisah dari tokoh Bujang itu sendiri. Inilah sebuah kisah tentang menemukan tujuan, ke mana hendak pergi, melalui kenangan demi kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ke mana langkah kaki akan dibawa.
Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi
Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata. Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah. Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.
Buku ini tentang anak bernama Pukat. Si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak, serta jangan lupakan pertengkaran kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka? Dari puluhan buku Tere Liye, serial ini adalah mahkotanya.
Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkrama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya? Inilah kisah tentang seorang anak yang di besarkan dengan dongeng - dongeng kesederhanaan hidup, Kesederhanaan yang justru membuat isa membenci aya…