Generasi baru muslim telah lahir dari rahim sejarah, tanpa kehadiran sang ayah, tidak ditunggui saudara-saudaranya. kelahirannya bahkan tidak terdengar oleh muslim yang lain. Mereka adalah generasi baru yang kini bermekaran dalam satuan-satuan lain, seperti negara, bangsa, daerah, partai, ormas, kelas usaha dan sebagainya. Pengetahuan agama mereka bukan dari lembaga konvensional, melainkan dariā¦
Berangkat dari keprihatinannya atas gagasan "Islamisasi pengetahuan" yang cenderung bersifat reaktif, Kuntowijoyo dalam buku ini menawarkan suatu penyikapan baru perihal hubungan antara agama (Islam) dan ilmu. Menurutnya, dalam hal ilmu, gerakan intelektual Islam harus melangkah lebih jauh, yakni gerak dari teks menuju konteks.
Buku ini sangat berguna bagi mereka yang mempelajari sejarah perkembangan masyarakat dan kebudayaan, terlebih bagi mahasiswa yang ingin memahami ilmu budaya dasar dan ilmu sosial dasar, baik di fakultas ilmu-ilmu sosial maupun eksakta. Latar naskah buku ini diambil dari era 80an dengan memotret perkembangan kebudayaan -khususnya Jawa- dan kemasyarakatan yang terjadi kala itu.