Buku ini berisi lontaran kritik-kritik sosial, politik dan agama Iqbal dengan gaya menulis verbalisme. Tulisan-tulisan di dalamnya cenderung santai dengan suasana akrab sehingga pembaca seakan sedang berada di hadapannya. Cocok dibaca oleh kalangan terdidik agar tidak putus komunikasi dengan masyarakat yang harus terus-menerus mereka ajak berdiskusi.
Payam-i Mashriq, judul asli kumpulan puisi ini, ditulis pada tahun 1922 dalam bahasa Persia. Tema puisi-puisinya sangat beragam, dan kebanyakan mengambil tema situasi kemanusiaan yang ada di sekelilingnya (terutama umat Islam) yang sedang dijajah oleh Eropa, resesi ekonomi dan gerakan-gerakan kebangsaan yang mulai berkembang di negeri-negeri Timur.
Menyelesaikan persoalan terorisme, khususnya dalam skala nasional, memerlukan pengetahuan dan investigasi yang bersifat subjektif sehingga akan menghasilkan ragam sudut pandang yang jelas tentang bagaimana sesungguhnya wajah terorisme di negara ini. Dr. Khairil mengkajinya secara komprehensif. Dia juga mengurai banyak fakta tentang kehidupan yang sesungguhnya dari para terpidana teroris. Mengap…