Budaya tanding tak bisa tak ada, dalam dimensi yang manapun dari hidup ini. Konflik diperlukan untuk mementaskan sejarah dari kehidupan. Bahkan untuk supaya alam ini barnama alam. ... Kita lebih memilih ketaatan dibanding kemerdekaan, padahal mestinya pendidikan atas generasi muda adalah ‘bermain’ di antara keduanya. Kita lebih memilih ketertiban dibanding kreatifitas, atau pembakuan diband…
Pengantar Teori-teori Feminis Kontemporer terinspirasi oleh ketidakpuasaan terhadap pelbagai buku pengantar tentang pemikiran feminis. Buku ini mengumpulkan jajaran pakar feminis Barat untuk merefleksikan keluasan teori feminis juga pergeseran di dalamnya. ... Karena merefleksikan keberagamaan teori feminis di pelbagai bidang mulai dari sastra dan linguistik hingga sains dan politik, peta multi…
Hingga saat ini, Mahfouz adalah satu-satunya sastrawan Arab yang pernah mendapat Hadiah Nobel, pada tahun 1988. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia. Keunggulan karya-karya Mahfouz terletak pada kepiawaiannya menyerap ide-ide peradaban manusia dan menuangkannya kembali dalam sastra. Naguib Mahfouz kemudian di daulat sebagai penghulu novel modern dunia Arab. Buku kecil …
Manusia -siapa pun dan apa pun pekerjaannya- selalu mengharapkan hari esok yang lebih baik. Nasib suatu kaum tidak akan berubah sebelum kaum itu sendiri mengubahnya. Itulah pesan religius yang harus senantiasa diindahkan oleh setiap manusia. Indonesia tidak akan bisa lepas dari belitan macam-macam krisis (krisis akhlak, krisis moral, krisis ekonomi, dll.), sebelum ada usaha konkrit dari bangsa …
Mengenal Cultural Studies for Beginners menyuguhkan suatu tur yang tajam melalui daerah penuh ranjau subjek yang kompleks ini. Ia memetakan-dengan contoh-contoh sederhana-asal-usul Cultural Studies di Inggris dan migrasinya ke AS, Kanada, Prancis, Australia, dan Asia Selatan. Ia juga mengkaji ide-ide para eksponen terkemukanya dan menyajikan cita rasa kegunaannya di seluruh dunia.
Bagaimana, sejak kapan, dan lantaran apakah sastrawan terkemuka Pramoedya Ananta Toer menjadi Kiri, menggabungkan kerja-kerja sastra dengan politik? Buku yang semula adalah disertasi Savitri Scherer ini menjawabnya. Savitri bukan saja menjelajahi biografi Pram, tetapi juga hubungan antara dunia nyata dan dunia fisiknya. Lebih jauh Savitri menelusuri pandangan-pandangan sosial dan politik Pram u…
Apakah catatan-catatan Eep Saefullah Fatah di sepanjang halaman buku ini merupakan diary-nya berkaitan dengan politik? Seberapa jauhkah catatan-catatan ini dapat mengungkap realitas sesungguhnya dari ketegangan, penantian, harapan, dan cita-cita politik bangsa Indonesia? Seberapa dalam pula buku ini mampu menangkap sekaligus mengungkap kegetiran, antusiasme, dan "dendam" para pelaku politik?
Mari berguru pada air karena ia memilih mengalir, menembus kokohnya pagunungan yang harus dilewatinya untuk mencapai hilir. Air pun mampu mengikis batu karang yang keras. Ia Lembut dan kelembutan adalah kekuatan yang kuat memilih bertindak tanpa kekerasan. Suatu tindakan yang membutuhkan nyali karena tidak banyak orang memilihnya. Ekhnat Easwaran dalam buku ini menyampaikan pesan dua tokoh pi…
Pilihan model atau pendekatan pembangunan --apakah mendahulukan politik atau ekonomi-- relatif menggiring perdebatan tersendiri. Namun, dengan memandang realitas kebutuhan bangsa dan negara, khususnya bangsa dan negara berkembang muncul sikap pragmatik. Manifestasinya, ekonomi menjadi pilihan utama pembangunan. Pilihan ini bagi Indonesia tampaknya menjadi keharusan, karena trauma masa silam (Or…
Diantara cerita rakyat yang sangat melegenda adalah tentang sosok "Pitung", pahlawan pembela kaum kecil/wong cilik yang berasal dari tanah Betawi. Namun, tak banyak yang tahu, bahwa Pitung adalah singkatan dari "Pituan Pitulung", tujuh pendekar alumni pesantren yang dibina oleh H. Naipin, Kebon Pala, Tenabang (Tanah Abang), yang berjuang membela kaum lemah dari penindasan kaum kafir penjajah. …