Seorang lelaki muda penyendiri yang bekerja sebagai tukang pos divonis mengidap kanker stadium akhir. Umurnya tinggal sebentar lagi. Dalam kekalutan, datang tawaran menggiurkan untuk melakukan perjanjian dengan Iblis agar hidupnya terselamatkan. Syaratnya: Setiap hari dia harus bersedia menghilangkan sebuah benda yang dia sayangi dari dunia ini. Jika kamu yang berada di posisi dia, maukah kam…
Seorang kenalan ingin membeli rumah seken di Tokyo dan memperlihatkan denah rumahnya padaku arena merasa ada yang ganjil. Sekilas, rumah ini kelihatan seperti rumah-rumah lain pada umumnya dengan interior yang luas dan terang. Namun, ketika mencermatinya baik-baik, aku mendapati bahwa memang ada keanehan di sana-sini. keanehan demi keanehan itu bertumpuk, kemudian terjalin membentuk satu "keny…
Funiculi Funicula, sebuah kafe di gang sempit di Tokyo, masih kerap didatangi orang-orang yang ingin menjelajahi waktu. Peraturan-peraturan yang merepotkan masih berlaku, tetapi itu semua tidak menyurutkan harapan mereka untuk memutar waktu. Dalam buku ini dikisahkan tentang seorang pria yang ingin kembali ke masa lalu untuk menemui sahabat yang putrinya ia besarkan, seorang putra putus asa yan…
Buku ini berkisah tentang tiga pemuda berandal yang bersembunyi di toko kelontong tak berpenghuni setelah melakukan pencurian, sepucuk surat misterius mendadak diselipkan ke dalam toko melalui lubang surat. Surat aneh itu berisi permintaan saran yang ternyata membawa mereka dalam petualangan melintasi waktu, menggantikan peran kakek pemilik toko kelontong yang menghabiskan tahun-tahun terak…
Dalam hidup dan mati, saling menghunus pedang dengan musuh, dimanakah seharusnya seorang pendekar pedang menempatkan pikirannya? ini adalah pernyataan pertama yang di bahas dalam esai pertama dari tiga esai yang di tulis oleh seorang guru Zen sebagai tuntunan bagi para pendekar pedang.pernyataan pernyataan lain yang muncul adalah perbedaan antara pikiran pikiran yang benar dan yang kacau, apa…
Demi menjaga ketahanan fisiknya, penulis asal Jepang Haruki Murakami mulai giat berlari. Semula aktivitas itu hanya sebagai olahraga namun kemudian berubah menjadi kegiatan yang membuat Murakami terobsesi. Dia tak hanya menemukan kebebasan namun juga pemikiran-pemikiran baru saat berlari. Pada akhirnya, Murakami memutuskan untuk ikut dalam maraton di kota New York tahun 2005 dan menuliskan peng…
Di buku ini takdir dua manusia, Tengo dan Aomame, diceritakan secara terpisah namun berkelindan erat. Keduanya terlibat dalam sesuatu yang mengundang bahaya. Tengo adalah seorang pemuda dan ghost-writer di sebuah majalah yang dihadapkan pada konspirasi untuk mendapatkan penghargaan sastra. Sedangkan Aomame, seorang wanita pembunuh bayaran dan instruktur seni bela diri, dihadapkan pada konflik b…