Wabah akidah yang hari ini menjangkiti manusia adlaah penyetaraan segala agama dan keyakinan. Semua agama dianggap benar. Akhirnya toleransi pun kebablasan, menerjang dinding-dinding ideologi yang telah digariskan. Pelan namun pasti, pada diri seorang Muslim yang terjebak pemahaman seperti ini akan tumbuh rasa cinta kepada simbol atau individu dan ingkar kepada tauhid. Buku ini mengupas pemaham…
Buku ini merupakan tulisan tentang ajaran Islam yang penulis pahami, khususnya dalam bidang Aqidah Islam. Bagian dari buku ini pernah diterbitkan dalam buletin Soeara Jabal Rahmah serta Jurnal EMAS LPES Masjid salman ITB. Karena keterbatasan halaman yang ada makan ditulis secara ringkas.
Buku di tangan Anda ini diangkat dari sebuiah kisah nyata yang sangat menarik dan menyentuh hati. Seorang pemuda yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tuanya. Buku perjalanan hidup Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani'mah ini adalah buku pendidikan yang sangat baik, penuh pelajaran berharga pada setiap episodenya.
Buku kecil ini adalah terjemahan dari kitab Harasah At-Tauhid karya Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz. Berisikan cara menjaga tauhid agar selalu murni dari kesyikiran, baik besar maupun kecil.
Akidah Islam tidak cukup hanya diikrarkan, namun harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak persyaratan yang harus kita penuhi untuk dapat mewujudkannya secara sempurna, antara lain memahami teori akidah dengan mengetahui kaitannya dengan ajaran-ajaran pokok Islam lainnya. Bertolak dari asumsi itu, buku ini dipersembahkan.
Tauhid sebagai ilmu sebetulnya belum ada di zaman Rasulullah saw, walaupun seluruh ulama sependapat bahwa Tauhid adalah dasar yang paling pokok dalam ajaran Islam. Sebagai ilmu, Tauhid tumbuh lama sesudah Rasulullah wafat. Di zaman Rasulullah saw, beliau mendidikkan sikap bertauhid ini kepada seluruh pengikut-pengikut dan sahabat-sahabat beliau.