Ki Ageng Suryomentaram (20 Mei 1892 - 18 Maret 1962) adalah putra Sri Sultan Hamengku Buwono VII. Seperti tokoh Sufi Ibrahim Ibn Adham, Ki Agung Suryomentaram juga mengalami kegelisahan batin yang mendalam. Ia punkabur dan menyamar jadi rakyat jelata. Berbagai temuan dan pencerahan selama pengembaraan dan tirakatnya tercatat dalam langgar, salah satu karya dan tulisannya
Kemajemukan bukan sekedar didiskusikan tapi menjadi bentangan laku, Buku ini menghadirkan matematika sebagai jalan lapang perayaan berfkir jamak, Matematika di tangan kedua penulis menampakan paras makna yang humanis, menyenangkan... Dr. Asep Salahudin, Kolumnis dan Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Barat.
Lebih dari 2.000 tahun lalu, sebuah mazhab filsafat menemukan akar masalah dan juga solusi dari banyak emosi negatif. Stoisisme, atau Filosofi Teras, adalah filsafat Yunani-Romawi kuno yang bisa membantu kita mengatasi emosi negatif dan menghasilkan mental yang tangguh dalam menghadapi naik-turunnya kehidupan.
Buku ini didasarkan atas ide-ide yang mudah difahami. Siapapun dapat memikirkan adanya harga atau nilai tertinggi, berupa Kebaikan, Keindahan, Kebenaran, Kesempurnaan, Keserasian, Cinta, Energi, Kesucian, Keagungan dan Kekuatan. Masing-masing nilai ini atau nilai-nilai lain yang mungkin ada, adalah bersumber pada Tuhan (atau Yang Nyata) yang Tak Berhingga, Kekal, dan yang memanifestasikan semua…