"... Kalian para perawan remaja, telah aku susun surat ini untuk kalian, bukan saja agar kalian tahu tentang nasib buruk yang bisa menimpa para gadis seumur kalian, juga agar kalian punya perhatian terhadap sejenis kalian yang mengalami kemalangan itu... Surat kepada kalian ini juga semacam pernyataan protes, sekali pun kejadiannya telah puluhan tahun lewat...'
Roman Arok Dedes bukan roman mistika-irasional. Ini adalah roman politik seutuh-utuhnya. Arok adalah simpul dari gabungan antara mesin paramiliter licik dan politisi sipil yang cerdik-rakus yang merangkakkan nasib menjadi penguasa tunggal tanah Jawa.
Buku ini disusun sebagai usaha kecil menggarisbawahi bagaimana nama Pramoedya Ananta Toer tak pernah habis. Banyak suara dan kesaksian yang terangkum. DItulis dari berbagai penjuru pandangan.
Lewat bukunya ini Pramoedya mendudukan kembali R.M. Tirto Adhi Soerjo dalam posisinya yang selayaknya.
Sebuah buku adalah sebuah kesaksian. Dan buku ini adalah kesaksian tentang peristiwa genosida kemanusiaan paling mengerikan di balik pembangunan Jalan Raya Pos atau yang lebih dikenal dengan Jalan Daendels; jalan yang membentang 1000 kilometer sepanjang utara pulau Jawa, dari Anyer sampai Panarukan. Inilah satu dari beberapa kisah tragedi kerjapaksa terbesar sepanjang sejarah di Tanah Hindia
Keluarga Khaled harus menghadapi ancamatn kematian berkali-kali untuk menjaga tanah airnya, Gaza-Palestina. Dunia mereka meledak saat Israel merencanakan misi berbahaya, menanamkan StingRay mutakhir, yang mampu menyadap seluruh Gaza. Jika seluruh informasi bisa diketahui dan dikacaukan, tak butuh waktu lama Gaza akan runtuh. Di tengah keterbatasan, mereka harus mampu mengalahkan kecanggihan Isr…