Judul asli buku ini adalah Allah, ditulis oleh seorang cendekiawan Muslim Mesir yang sangat terkenal karena pikiran-pikirannya yang jernih dan luas wawasannya. Kali ini ditelusuri keimanan manusia sejak zamannya yang paling purba sampai masa kini, zaman manusia mengagungkan akal secara berlebihan.
Buku di tangan Anda ini diangkat dari sebuiah kisah nyata yang sangat menarik dan menyentuh hati. Seorang pemuda yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tuanya. Buku perjalanan hidup Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani'mah ini adalah buku pendidikan yang sangat baik, penuh pelajaran berharga pada setiap episodenya.
Buku ini menyoroti salah satu tanda kiamat yang paling dahsyat dan mengerikan, berbolak-baliknya iman dan begitu mudah serta cepatnya seseorang keluar masuk dari islam di akhir zaman, hanya karena keuntungan duniawi. Buku ini mengkaji tauhid tidak semata dari aspek akidah keimanan, melainkan dari bingkai Islam kaffah.
Kebahagiaan seorang Muslim hanya akan didapatkan jika dirinya selalu bersama Allah dalam segala situasi, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah. Buku yang ditulis oleh ulama ahli tasawuf ini perlu dibaca oleh setiap Muslim yang meirndukan kebersamaan dengan Allah di setiap tempat dan waktu.
Sesungguhnya pertarungan antara hak dan batil akan terus ada hingga hari kiamat. Pertarungan antara tauhid dan kesyirikan antara sunnah dan bid'ah akan terus berlangsung. Pertarungan antara Ahlus Sunnah dan Jahmiyah sudah berlangsung sejak zaman dahulu, karena setiap kaum ada penerusnya. Membantah para ahlil bid'ah, mengungkap kesesatan mereka, dan membatah syubhat-syubhat mereka, serta menunju…
Buku ini berikhtiar untuk mengembalikan Islam ke peran sejatinya: ajaran Tuhan selalu dilibatkan dalam seluruh aktivitas manusia. Mula-mula membahas tuntas makna Islam, Iman, dan Ihsan sebagai satu kesatuan yang mengantar kita pada kesempurnaan beragama.
Rukun Islam bagaikan tangga. Persisnya adalah tangga menuju kesempurnaan. Syahadat merupakan prasayarat bagi keabsahan rukun-rukun di atasnya. Tangga pertama merupakan ongkos, modal atau bekal bagi tangga berikutnya. Dan puncak pendakian itu adalah jaki. Islam adalah fondasi dan bangunan. Keduanya merupakan "dwitunggal" atau satu kesatuan.
Pada akhirnya kita ini hanyalah kenangan yang melekat di hati anak-cucu dan handai-taulan yang kian mengabur ditelan masa. Pada akhirnya kita ini hanyalah nama yang terukir di batu nisan yang kian mengabur ditelan masa.
Buku kecil ini adalah terjemahan dari kitab Harasah At-Tauhid karya Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz. Berisikan cara menjaga tauhid agar selalu murni dari kesyikiran, baik besar maupun kecil.
Buku kecil ini adalah terjemahan dari karya Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz. Berisikan tentang beberapa pelajaran penting untuk segenap umat Islam. Terlebih tentang akidah dan iman.