“Ini bukan kisahku. Aku hanya sehelai daun kecil yang ditiup angin. Tapi yang penting adalah Angin apa yang meniup daun kecil ini, ke tempat dan ke tahap apa ia ditiup, dan untuk tujuan apa ia ditiup dari satu tempat ke tempat berikutnya. Jadi, bertahun-tahun kehidupan telah berlalu, dan sekarang aku menilai dan merenungkan tanda-tanda yang tak terhitung jumlahnya. Aku berharap dan berdoa aga…
Tak hanya bicara tentang seluk-beluk perbukuan, Salman Faridi juga mengajak kita menyelami percikan-percikan peristiwa yang akan membuat kita semakin jatuh cinta pada bahasa dan kata-kata.