Buku ini adalah karya seorang pakar tafsir dan ilmu-ilmu Al-Qur'an dalam upaya kerasnya memancarkan kilau cahaya sudut-sudut penting "intan" yang dikandung Al-Qur'an. Berasal dari enam puluh lebih makalah dan ceramah yang pernah disampaikan oleh penulisnya padarentang waktu 1975 hingga 1992, tema dan gaya pembahasan buku ini terpola menjadi dua bagian.
Al-Qur'an seperti kata Malik bin Nabi bagaikan berlian, di mana setiap sudutnya memantulkan cahaya yang berbeda dari sudut yang lain, Karenanya, dari sudut manapun kita mengikuti Al-Qur'an, niscaya kita pasti terpetunjuki oleh cahayanya. Buku ini semakin menambah keagungan Al-Qur'an sebagaimana buku-buku yang pernah ditulis oleh para ahlinya.
Buku ini merupakan upaya penulis untuk menangguk pesan yang dapat diraihnya dari kedalaman dan keluasan Al-Qur'an. Di dalamnya dibicarakan aneka persoalan yang tentunya ditilik dari sudut pandang Al-Qur'an. Dengan gaya bahasa yang renyah, pelbagai persoalan dikupas dalam penuturan yang memikat dan mudah dipahami. Aktualitas Al-Qur'an digemakan kembali di tengah problem yang mengimpit umat. Beta…
Kebutuhan akan tafsir atas Kalam Ilahi terasa sangat mendesak mengingat sifat redaksinya yang beragam, yakni ada yang jelas dan rinci, tetapi ada pula yang samar dan global. Jangankan yang samar, yang jelas sekalipun masih membutuhkan penafsiran. Maka dari itu, buku ini dibuat untuk menafsirkan surat-surat pendek berdasarkan urutan turunnya wahyu.
Telah kita ketahui bahwa tabiat dan akhlak Rasulullah saw adalah Al-Qur'an. Beliau adalah "The Living Qur'an", Al-Qur'an yang hidup. Sementara itu, para sahabat, para Tabi'in dan para salafush shalih adalah ahlul Qur'an. Buku ini memaparkan berbagai tahapan dan motivasi serta beberapa tips berinteraksi dengan Al-Qur'an.
Penulis sekali lagi membeberkan nuansa yang dialogis lewat buku ini. Selain menjadi panduan para pemikir untuk mengenal Kebenaran yang Haq, buku ini juga merupakan "Konsep Epistemologi Al-Qur'an" yang membentangkan cakrawala Kebenaran itu sendiri.
Berinteraksi dengan Al-Qur'an merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim. Bentuk interaksi itu da;at berupa membaca, mendengar, menghafal, memahami, dan menafsirkan. Berkaitan dengan itu diperlukan rambu-rambu agar dalam setiap bentuk interaksi itu tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan. Penulis menerangkan rambu-rambu tersebut dengan berpedoman pada kaidah-kaidah yang telah disepakati oleh j…
The author combines the traditional learning of the old with the spirit of the modern. In this book he has criticallu examined the theory raising some fairly valid points againts it. It is a unique book presenting a study of Islam in depth and projecting the fundamental truths of Islam in the clearest possible terms.