Sophie, seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahun. Suatu hari sepulang sekolah, dia mendapat sebuah surat misterius yang hanya berisikan satu pertanyaan: “Siapa kamu?” Belum habis keheranannya, pada hari yang sama dia mendapat surat lain yang bertanya: “Dari manakah datangnya dunia?” Seakan tersentak dari rutinitas hidup sehari-hari, surat-surat itu mempuat Sophie…
Kemampuan berpikir adalah sebuah perjalanan--bukan tujuan--yang sebagai konsekuensinya akan menumbuhkan pemahaman tentang diri, kemampuan memecahkan masalah secara lebih efektif, sikap terbuka terhadap pemikiran baru, hingga empati yang lebih baik dalam berhubungan dengan manusia lain. Lewat Menjadi, Afutami menawarkan peta jalan yang membantu penelusuran tersebut. Alih-alih menggurui, buku …
"Kaidah Emas, “lakukan pada orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan”, adalah landasan moral yang mudah sekali diterima oleh semua orang di mana pun. Maka, moral, yakni soal benar/salah, sesungguhnya mudah dipahami secara intuitif. Tapi, mengapa moral menjadi isu paling krusial di tengah masyakarat kita? Lihat fakta: Indonesia konon salah satu negara paling religius tapi masuk peri…
Gaya hidup modern, di samping menawarkan berbagai kenikmatan dan kemudahan hidup, kerap membuahkan dehumanisasi. Banyak manusia seolah kehilangan kemanusiaannya, kehilangan fitrahnya—khususnya dimensi spiritual. Lalu, seolah merespons fenomena itu, tak sedikit yang kemudian secara ekstrem memilih "jalan spiritual", sampai-sampai memancang visi lenyapnya diri dan tak lagi peduli dengan situ…
Pada mulanya adalah kata dan selebihnya adalah problem. Dalam antrian, benar jika kaum filsuf mengatakan bahwa manusia dikuasai oleh kata-kata. Namun, pada saat yang sama, pengalaman manusia bersama kata-kata menyisakan problem. Problem itu, salah satunya sebagaimana ditunjukkan oleh Achmad San dalam buku ini, adalah tidak memadainya bentuk-bentuk majas yang kita kenal di bangku sekolah.
Menulis cerpen, bagi Yanusa Nugroho, tak ubahnya menulis "catatan harian". Begitu banyak peristiwa yang terjadi di sekitar hidupnya, tetapi-sebagai pengarang, " Saya hanya mampu mennagkapnya sebagai cerita pendek." Lalu, lahirlah cerpen-cerpennya yang ia akui banyak berisi 'sindiran', yang belakangan lebih banyak yang ia soroti adlaah kenyataan bahwa masyarakat di negeri ini kian miskin akan et…