Buku ini adalah karya agung dan bermutu. Buku ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat ilmiah karena berisi metode baru yang membahas ilmu musthalah hadits dalam suatu kajian kritis, menyanggah orang-orang yang mengkritik muhadditsin, serta menghilangkan ketidakjelasan yang diutarakan oleh beberapa penulis.
Buku ini didasarkan atas ide-ide yang mudah difahami. Siapapun dapat memikirkan adanya harga atau nilai tertinggi, berupa Kebaikan, Keindahan, Kebenaran, Kesempurnaan, Keserasian, Cinta, Energi, Kesucian, Keagungan dan Kekuatan. Masing-masing nilai ini atau nilai-nilai lain yang mungkin ada, adalah bersumber pada Tuhan (atau Yang Nyata) yang Tak Berhingga, Kekal, dan yang memanifestasikan semua…
Pandangan diskriminatif terhadap perempuan dalam Islam sesungguhnya lebih banyak tafsir yang kurang komprehensif terhadap sumber-sumber otoritatif dari Islam. Ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis Nabi yang berbicara tengan relasi lelaki perempuan lebih ditempatkan pada dposisi yang subordinatif. Dengan pendekatan hermeneutik, buku ini berhasil mendekonstruksi relasi gender yang lebih adil
Allah Ta'ala menurunkan Al-Qur'an kepada Rasul-Nya yang terbaik, Muhammad saw., supaya dia mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya yang terang benderang, serta menjadi peringatan bagi mereka, penjelasan tentang segala perkara, penyembuh penyakit di dalam dada, kabar gembira bagi kaum Mukminin yang beramal saleh dan peringatan bagi kaum kafir dan orang-orang yang durhaka.
Buku ini yang aslinya berjudul Ahkaamu Al-Qur'an yang disusun oleh Al-Baihaqi, merupakan kumpulan dari berbagai istinbath dan pendapat Mujtahid besar Al-Imam Asy-Syafi'i yang terdapat dalam kitab-kitabnya yang terkenal, antara lain Ahkaam Al-Qur'an, Al-Umm, Al-Mukhtasar dan lain-lain.
Buku ini membahas kedudukan dan nilai Al-Qur'an dalam dunia Muslim sebagaimana diungkapkan oleh Kitab Suci itu sendiri, bukan sebagaimana anggapan kita - sebagai suatu penganut mazhab tertentu.
Sumber hukum Islam sudah dikenal umatnya, yaitu Al-Qur'an yang dijamin kebenaran dan keutuhannya. Sedang Assunnah tidak diragukan lagi merupakan sumber kedua. Al-Qur'an mengandung kaidah-kaidah umum syariat Islam dan hukum-hukum yang universil, sedang Assunnah menafsirkan kaidah-kaidah tersebut, merumuskannya secara terperinci serta menguraikannya.
Buku yang berisi penjelasan tentang hadis-hadis Nabi saw ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah kesulitan memahami hadis-hadis Nabi saw tersebut. Para dai, mubaligh pengajar atau orang pada umumnya dapat mengambil manfaat dari kehadiran buku ini.
Topik yang dibicarakan dalam buku ini adalah persoalan baru dalam pemikiran umat Islam. Meskipun sebenarnya masalah ini telah berakar kuat dalam khazanah intelektual kita, tetapi akar tersebut telah masuk tenggelam dan terpendam jauh di kedalaman. Karena itu perlu penggalian dan penguatan kembali, agar ia muncul dan tampak di permukaan.
Buku ini pada mulanya merupakan diktat dari hasil kuliah-kuliah yang pernah diberikan di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel di Malang. Atas dorongan para peminat dan setelah dilengkapi seperlunya, maka diktat ilmu Musthalah Hadits tersebut diterbitkan dalam bentuk buku pelajaran.