Buku ini merupakan kumpulan karangan yang ditulis Ali Audah sejak tahun 1955, memuat pikrian-pikirannya tentang kebudayaan-kebudayaan dunia, kebudayaan Islam, dan kebudayaan nasional. Ia di antaranya menyatakan perlunya setiap zaman membuat tafsir yang sesuai dengan zamanya, termasuk menafsirkan kembali ayat-ayat dan hadis tentang kebudayaan. Agama itu universal dan abadi, tetapi sepanjang yan…
Bocah Sunda Di Mata Belanda diangkat dari hasil tesis Dr. Hawe Setiawan yang mengkaji aspek ilustrasi buku ‘Roesdi djeung Misnem’, terlebih khusus visualisasi manusia, alam, dan budaya Sunda oleh ilustrator Belanda W.K. de Bruin. Buku tersebut sempat menjadi bacaan wajib bagi kalangan pribumi dan sedikit-banyak memberikan pengaruh pada budaya kala itu.
“Dunia yang Dilipat” mengajak para pembaca untuk bertamasya pikiran melampaui batas-batas kebudayaan. Perubahan dan transformasi dunia yang sangat kompleks seakan-akan mendorong siapapun atau apapun untuk hidup dalam ketergesa-gesaan. Semua mengalami pemampatan dalam dimensi ruang dan waktu, peringkasan jarak, pemadatan aksara dan informasi, dengan berbagai konsekuensi yang ditimbulkan.