Text
Segulung Cerita Tua
Menulis cerpen, bagi Yanusa Nugroho, tak ubahnya menulis "catatan harian". Begitu banyak peristiwa yang terjadi di sekitar hidupnya, tetapi-sebagai pengarang, " Saya hanya mampu mennagkapnya sebagai cerita pendek." Lalu, lahirlah cerpen-cerpennya yang ia akui banyak berisi 'sindiran', yang belakangan lebih banyak yang ia soroti adlaah kenyataan bahwa masyarakat di negeri ini kian miskin akan etika dan moral.
Tidak tersedia versi lain