Text
Sejarah Nusantara: Kerajaan Islam di Nusantara
Sanusi Pane yang dilahirkan di Muara Sipongi, Tapanulis Selatan pada tanggal 14 November 1905 adalah seorang pujangga besar namun memilih jalan hidup yang sederhana.
Pada waktu bekerja di balai Pustaka dia sering membiarkan jatah berasnya membusuk di gudang karena tidak diambil. Bahkan, selama bekerja dia tidak pernah mengurus kenaikan pangkatnya sehingga sampai pensiun pangkatnya tetap sama. Ketika presiden Soekarno akan memberikan Satya Lencana Kebudayaan kepadanya, ia menolak sambil mengatakan, "Indonesia telah memberikan segala-galanya bagiku."
Tidak tersedia versi lain