Buku ini memuat dua belas isu menarik berkaitan dengan demkratisasi di tambah prolog dan epilog panjang tentang agenda demokratisasi pasca Orde Baru yang disajikan secara lugas, bening dan kukuh.
"Jepang yang Bisa Mengatakan Tidak: Mengapa Jepang Akan Menjadi Yang Pertama di Antara Yang Setara" adalah esai tahun 1989 yang awalnya ditulis bersama oleh Shintaro Ishihara, Menteri Transportasi saat itu dan tokoh LDP terkemuka yang akan menjadi gubernur Tokyo (1999-2012); dan salah satu pendiri dan ketua Sony Akio Morita, dalam iklim kebangkitan ekonomi Jepang. Itu terkenal karena pemerik…
Sekaligus sebuah drama manusia yang menyentuh, kisah mencekam tentang penipuan bisnis dan pemeriksaan jernih tentang mengubah adat istiadat Amerika selama tiga perempat abad, ini adalah buku memikat yang berhasil mengubah subjeknya yang tampaknya sederhana menjadi sesuatu yang sangat simbolis. Canning, yang buku pertamanya (luar biasa) ini, adalah redaktur pelaksana Reader's Digest selama 25 ta…
Berbagai rupa masalah yang dihadapi negara berkembang sampai sekarang tetap berpokok pada tingkat hidup yang rendah dan tertekan. Sebagian besar penduduk negara berkembang berada dalam keadaan yang di tandai "kemiskinan massal". Dasawarsan 60-an di nyatakan oleh PBB sebagai "Dasawarsa Pembangunan Pertama". Tingkat hidup rendah dan kemiskinan yang menghinggapi sebagian besar penduduk dunia mer…
Sampai saat ini penelitian tentang Kerajaan Sunda tetap dilakukan para pakar, baik sejarawan, arkeolog maupun filolog. Namun penelitian tersebut dilakukan secara fragmentaris berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itulah, kami mencoba melaksanakan penelitian gabungan yang bersifat multidimensi, yaitu dari kaca mata ilmu sejarah, arkeologi, filologi, dan arsitektur.
Salah satu dari seri buku Tempo edisi Bapak Bangsa yang memuat kisah perjalanan Sutan Sjahrir dari kecil hingga meninggal. Sjahrir termasuk Bapak Bangsa yang radikal, namun ia tidak suka melawan musuh dengan kekerasan.
Buku ini berisi reportase Majalah TEMPO mengenai Tan Malaka dari berbagai sisi, mulai pemikiran, petualangan ke berbagai negara, sampai asmara yang bertepuk-sebelah tangan.
Salah satu dari seri buku Tempo edisi Bapak Bangsa yang memaparkan sepak-terjang Mohammad Hatta dari pemikiran sampai ke asmara.