Telah kita ketahui bahwa tabiat dan akhlak Rasulullah saw adalah Al-Qur'an. Beliau adalah "The Living Qur'an", Al-Qur'an yang hidup. Sementara itu, para sahabat, para Tabi'in dan para salafush shalih adalah ahlul Qur'an. Buku ini memaparkan berbagai tahapan dan motivasi serta beberapa tips berinteraksi dengan Al-Qur'an.
Penulis sekali lagi membeberkan nuansa yang dialogis lewat buku ini. Selain menjadi panduan para pemikir untuk mengenal Kebenaran yang Haq, buku ini juga merupakan "Konsep Epistemologi Al-Qur'an" yang membentangkan cakrawala Kebenaran itu sendiri.
Berinteraksi dengan Al-Qur'an merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim. Bentuk interaksi itu da;at berupa membaca, mendengar, menghafal, memahami, dan menafsirkan. Berkaitan dengan itu diperlukan rambu-rambu agar dalam setiap bentuk interaksi itu tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan. Penulis menerangkan rambu-rambu tersebut dengan berpedoman pada kaidah-kaidah yang telah disepakati oleh j…
The author combines the traditional learning of the old with the spirit of the modern. In this book he has criticallu examined the theory raising some fairly valid points againts it. It is a unique book presenting a study of Islam in depth and projecting the fundamental truths of Islam in the clearest possible terms.
Di dalam ajaran agama yang diwahyukan ada dua jalan untuk memperoleh pengetahuan, pertama, jalan wahyu dalam arti komunikasi dari Tuhan kepada manusia, dan kedua jalan akal, yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Pengetahuan yang dibawa wahyu diyakini bersifat absolut dan mutlak benar, sedang pengetahuan yang diperoleh melalui akal bersifat relatif, mungkin benar dan mungkin salah.
Al-Qur'an sebagai kitab suci dan pedoman hidup manusia memiliki karakteristik yang terbuka untuk ditafsirkan (multi interpretable), ini dapat dilihat dalam realitas sejarah penafsiran Al-Qur'an sebagai respons umat Islam dalam upaya memahaminya. Lahirnya madzahibul tafsir, sesungguhnya merupakan sebuah keniscayaan sejarah, sebab tiap generasi ingin selalu "mengkonsumsi" dan menjadikan Al-Qur'an…
Al-Qur'an adalah kalam Allah yang di dalamnya ternuat petunjuk tentang kebenaran bagi manusia. Ilmu Kalam adalah ilmu yang memberi kemampuan untuk membuktikan kebenaran akidah agama Islam dengan mengajukan hujjah guna melenyapkan keragu-raguan. Buku ini mencoba mendalami corak dari Kalam yang ada di Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka.
Bagaimana rasanya ketika hati (qolbu) Al-Qur'an menyentuh nurani dan jiwa kita? Akan ada perasaan dan nuansa shibghah (celupan) Allah yang merasuki relung-relung keimanan kita. Ketika kita selalu membaca Al-Qur'an, maka bacaan itu hendaknya membawa kita pada ide-ide besar serta pengamalan prinsip-prinsip ajaran Al-Qur'an.