Dunia Islam menemukan pencerahan kembali, sejak lahirnya Hujjatul Islam, seorang mujaddid sekaligus mujtahid. Dialah Abu Hamid Al-Ghazali. Karya ini, bukan sekedar karya ilmiah yang dikonsumsi untuk kepentingan akademis Islam saja, tetapi lebih merupakan buku pengantar bagi setiap Muslim yang ingin meraih kebahagiaan hakiki, di dunia hingga akhirat.
Buku ini mengungkapkan lebih dari tiga puluh topik menarik yang dibahas melalui perspektif Al-Qur'an oleh mufasir ternama Indonesia ini. Dengan menggunakan metode tafsir maudhu'i, sang mufasir memilih topik tertentu kemudian menghimpun ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan topik tersebut.
Kebanyakan Muslim memiliki hubungan yang akrab dan emosional dengan Alquran. Mereka mulai belajaran Alquran sejak di pangkuan sang ibu. Mengaji dengan penuh kedisiplinan. Namun, hubungan itu kerap menjadi rumit kala seseorang hendak beranjak memahami makna, lebih dari sekadar mengaji kalimat-kalimat Kitab Suci.
Buku ini dikemas agar dapat dibaca oleh mereka yang belum mengenal Al-Qur'an sama sekali -seorang pemula- hingga mereka yang sudah memiliki ilmu dan pengalaman yang dalam tentang Al-Qur'an. Diharapkan metode tersebut dapat membantu siapa pun untuk mendiagnosis sebab-sebab dirinya terhijab (terhalangi) masuk ke dalam Al-Qur'an, hingga kiat-kiat dan latihan untuk menemukan akses ke dalamnya.
Dalam buku ini, penulis menguraikan beberapa pandangan Abu Zayd tentang teori interpretasi, AL-Qur'an, dan hujatan Abu Zayd terhadap Imam Syafi'i serta ulama salaf lainnya. Uraian tentang pandangan Abu Zayd, penulis rujuk langsung dari karya-karyanya dan dilengkapi teks aslinya dalam bahasa Arab, transliterasi beserta artinya.
Pada 1765, sebelas tahun menjelang Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, Thomas Jefferson membeli Al-Qur'an. Rupanya, ini hanya menandai awal dari minatnya yang panjang terhadap Islam. Buku ini mengungkapkan cerita penting yang sedikti diketahui ihwal riwayat kebebasan agama di AS; sebuah drama di mana Islam memainkan peran mengejutkan.
Al-Qur'an memerintah manusia untuk merenungi kejadian-kejadian di alam semesta. Perenungan itu di satu sisi akan mengantarkannya pada pengenalan yang semakin baik akan keagungan Sang Pencipta dan di sisi lain, pada penguasaan ilmu dan teknologi bagi kesejahteraan dan kelestarian manusia di bumi. Dengan mengumpulkan dan mengklasifikasikan 800 ayat Al-Qur'an serta menjadikannya sebagai inspirasi …
Buku ini membicarakan tentang janji-janji Al-Qur'an dengan pemberian kedudukan bagi Islam, karena Allah telah menyempurnakan agama Islam untuk kita. Dia lengkapkan nikmat-Nya kepada kita, meridhai Islam sebagai agama bagi kita, dan menjadikannya agama satu-satunya yang diterima di sisi-Nya.
Kisah, cerita, legenda, mitos, atau apapun yang semisalnya selalu memberikan kesan spesial di hati para pendengarnya. Anda boleh ragu dengan mitos atau legenda. Tapi, ANda harus yakin dengan kisah-kisah yang bersumber dari Al-Qur'an. Empat belas kisah yang ada di dalam Al-Qur'an terangkum di dalam buku ini.