“Islam dan Indonesia tidak bisa dipisahkan,” demikianlah tim Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) memaknai sejarah panjang bangsa ini. Ketika kolonialisme berupaya memecah belah tanah air kita, maka sejarah berbicara bahwa umat Islam yang terdepan melawannya dengan semangat jihad fi sabilillah. Pada buku ini, Rizki Lesus mengajak kita untuk melihat pengorbanan umat di berbagai pelosok serta menik…
Melalui buku ‘Laporan dari Banaran’, T.B. Simatupang berusaha menggali kembali ingatan kita tentang perang kemerdekaan yang menjadi puncak dari perjuangan kemerdekaan bangsa. Buku ini bukan memoar belaka melainkan juga berisi kesaksian dari satu generasi ketika bersama Simatupang pada tanggal 19 Desember 1948. Buku ini pertama kali terbit pada tahun 1960 kemudian diterbitkan ulang pada 198…
Istilah lengser keprabon mulai populer digunakan saat mantan presiden RI yang ke-2, Soeharto, menyebutnya langsung di hadapan partai golongan karya. Pak Harto sendiri memaknai istilah itu sebagai ungkapan pengunduran dirinya sebagai presiden setelah menjabat selama 32 tahun. Pada cetakan kelima ini, Penulis tidak hanya menampilkan narasi sejarah bagaimana sepak terjang Pak Harto, melainkan juga…
Sang Pangeran dan Janissary Terakhir; Kisah, Kasih, dan Selisih dalam Perang Diponegoro menjadi buku pertama dari “Tetralogi Sang Pangeran” yang akan mengupas kisah dakwah dan perjuangan dalam sejarah Nusantara, disusul dengan hikayat dari masa Sunan Kalijogo, Sultan Agung Hanyokrokusumo, dan Sultan Hamengkubuwono I agar para pewaris dakwah di negeri ini kian memahami fiqih dakwah, persatu…
Tidak ada larangan untuk belajar bahasa asing, juga tidak ada larangan untuk menggunakan bahasa gaul atau alay. Namun, kita jangan sampai melupakan betapa pentingnya menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar, sebab bahasa Indonesia baku yang menurut anggapan sebagian orang membosankan, selalu diperlukan di berbagai situasi. Karena itulah buku pedoman EBI ini hadir di tengah-tengah Anda. …
Terkadang kita terlalu sibuk mencintai ini dan itu bahkan sampai kita lupa untuk mencintai diri sendiri, dan itu sungguh melelahkan. Namun, mencintai diri sendiri pun ada ‘seni’-nya. Karena mencintai diri sendiri pada hakikatnya bukanlah mengagumi diri sendiri yang berlebihan dan menimbulkan sifat narsistik. Bacalah buku ini dan temukan bagaimana seni mencintai diri sendiri.
Buku Sarinah ini pertama kali terbit pada November 1947. Isinya merupakan kumpulan bahan pengajaran Bung Karno dalam kursus wanita. Melalui buku ini, Bung Karno mengkritisi kebanyakan laki-laki yang masih memandang perempuan sebagai “suatu blasteran antara Dewi dan seorang tolol. Ini adalah ‘kado’ Bung Karno buat semua wanita Indonesia, sebagai pedoman untuk menjadi wanita revolusioner ya…
Kajian sintaksis atau tata bahasa setingkat lebih tinggi dari kajian morfologi dan fonologi. Dalam linguistik bahasa Indonesia, sintaksis mengenai tata bahasa Indonesia telah dikembangkan oleh beberapa ahli bahasa, meskipun sebagian besar perkembangannya merupakan adopsi dari perkembangan Barat. Buku ini disusun untuk membantu para mahasiswa dalam memahami sintaksis ataupun para peminat yang in…
Wujud kejahatan di muka bumi selalu berevolusi seiring dengan perkembangan zaman dan peradaban. Namun ada dua hal yang selalu menempel pada setiap kejahatan, yaitu motivasi dalam melakukannya serta cara pelaku menutupinya. Buku antologi ini memberikan pemahaman akan dua hal tersebut melalui berbagai kisah kejahatan dengan segudang pertanyaan berlatar sejarah Indonesia.
Jenderal H.R. Dharsono, Jenderal Sarwo Edhi Wibowo, Jenderal Sumitro, Jenderal Benny Moerdani, dan banyak lagi lainnya, adalah tokoh-tokoh yang pada suatu titik dalam perjalanan karier militer mereka dipersepsikan Soeharto sebagai potensi yang mengancam kekuasaan sang Presiden. Dan karena itu sesegera mungkin disingkirkan dari pendopo kekuasaan. Kumpulan tulisan dalam buku ini membahas secara s…