Buku tafsir ini adalah tafsir karya Buya Hamka yang berjudul Tafsir Al-Azhar. Buku ini membahas tafsir dari Juz terakhir Al-Qur'an atau yang biasa disebut Juz Amma.
Buku ini dikemas agar dapat dibaca oleh mereka yang belum mengenal Al-Qur'an sama sekali -seorang pemula- hingga mereka yang sudah memiliki ilmu dan pengalaman yang dalam tentang Al-Qur'an. Diharapkan metode tersebut dapat membantu siapa pun untuk mendiagnosis sebab-sebab dirinya terhijab (terhalangi) masuk ke dalam Al-Qur'an, hingga kiat-kiat dan latihan untuk menemukan akses ke dalamnya.
Buku yang ditulis Kamaludin Marzuki ini menawarkan kepada kita berbagai sudut pandang kajian 'Ulum Al-Qur'an. Kamaluddin menuturkan setiap "mazhab" dengan argumen-argumennya. Ia tampaknya ingin melazimkan umat Islam pada perbedaan pendapat. Dengan bahasa yang lugas, buku ini - selain berguna bagi para ulama - juga menjadi mudah dipahami oleh orang awam sekalipun.
Mengetahui "Ulumul Qur'an" sangat baik bagi orang yang ingin mendalamkan imannya kepada Al-Qur'anul Karim. Karena paling tidak, dia akan menambah kasih dan cintanya kepada Al-Qur'an, di samping dapat bermanfaat guna lebih mempertebal iman. Buku ini disusun berdasarkan buku Jadaawilul Jaam'ati fil Fuluumin Naafi'ah, yang di dalamnya antara lain memuat Ulumul Qur'an. Selain itu juga diambilkan da…
Sesungguhnya kandungan Al-Qur'an maha dalam dan maha luas demi kemajuan umat dalam meningkatkan ilmu pengetahuan, menyempurnakan akhlak dan mempertebal iman, yang akhirnya bermuara pada kedamaian dan kesejahteraan lahir dan batin. Buku yang mengajak umat agar terus memahami kandungan Al-Qur'an ini penting sekali bagi para sarjana, mahasiswa, peminat ilmu pengetahuan, dan umat pada umumnya.
Buku ini adalah salah satu buku yang bisa membantu kalian untuk menentukan ayat-ayat Al-Qur'an berdasarkan klasifikasinya. Dibuat dengan sederhana dan mudah dicerna, buku ini penting sekali untuk mahasiswa, pelajar, pengajar dan masyarakat umum.
Buku ini penting untuk dibaca para santri, mahasiswa, pencari ilmu, dan masyarakat umum yang ingin menunaikan adab-adab terhadap Al-Qur'an. Dan tentu saja, ia merupakan permata ilmu yang sangat berharga bagi Anda, para hafizh Al-Qur'an, penjaga Kitabullah.
In the early Middle Ages, the caliphal courts of Damascus, Baghdad and Cordova witnessed countless meetings of Jews, Christians and Muslims in which the learned adherents debated the three faiths. The reigning culture gave such honor to the three religions, such respect to their principles and institutions, that inter-religion debate was the subject of salon conversation, a public pastime.