Pada Saatnya nanti, Kita akan sampai di titik-titik kejenuhan, merasa lelah akan segalanya, merasa kecewa atas perlakuan buruk manusia, bersedih atas ketidakmampuan diri. Hidup yang seperti tak hidup lagi Kita ingin pulang, tapi tak tahu hendak ke mana, Benar-benar merindukan rumah yang bersedia menerima diri kita apa adanya, rumah yang menyajikan kenangan sebenarnya, rumah yang tanpa peng…
Kita tahu bahwa IQ tinggi bukanlah jaminan kesuksesan atau kebahagiaan. Tetapi, sebelum kita tahu soal Kecerdasan EMosional, kita hanya bisa menebak mengapa. laporan brilian Daniel Goleman dari perbatasan psikologi dan neurosains menawarkan wawasan baru yang mengejutkan tentang "dua pikiran" kita rasional dan emosional-dan bagaimana keduanya membentuk takdir kita.
Sebagai seorang muslimah sudah semestinya kita mempunyai kepribadian yang ideal sebagaimana yang digambarkan oleh nash-nash Al-Qur'an dan Sunnah. Dr. Ali AL-Hasyimi dalam buku ini menjelaskan bagaimana seharusnya manusia memperlakukan dirinya, berhubungan dengan tuhannya, bergaul dengan teman0temannya, bersikap terhadap anak, istri, orang tua, keluarga, kerabta, serta masyarakat keseluruhan.