buku ini secara menakjubkan membangkitkan gairah hidup tentang masa depan, dan kearifan kita memandang masa silam.
Lebih Senyap dari Bisikan merupakan novel kedua Andina Dwifatma, setelah Semusim, dan Semusim Lagi (2023)- pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta. Novel ini membuka mata pembaca dengan kisah Amara dan pahit manis kehidupan perempuan dalam menemukan apa yang berharga.
Menua dengan Gembira merupakan buku kumpulan essai pertama Andina Dwifatma. Ia menyebut esai-esainya dalam buku ini sebagai kumpulan rasan-rasan tentang kehidupan warga pinggiran kota. Tinggal di pinggiran Jakarta selama lima belas tahun memaparkan Andina pada banyak persoalan. Mulai dari perkara-perkara yang terjadi di sekitar kompleks tempat tinggalnya hingga masalah transportasi umum yang …
"Anakmu sudah bisa baca, belum?" Pertanyaan yang kerap didengar, terutama jika anak kita berusia 5 tahun. Sampai sekarang, kemampuan baca tulis terus menjadi primadona. Sering kali anak dianggap puntar secara akademis, karena sudah bisa membaca. Padahal, kita semua tahu, di dalam kehidupan nyata dibutuhkan lebih dari kemampuan akademis. Akibatnya, tidak jarang kita terjebak memilih cara inst…