"Mata waktu, mata sunyi: memanggil, menelan. Ceruk cinta yang haus warna. Ceruk perempuan. Malam ini aku akan tidur di matamu. Daun-daun celana berguguran di senja tersayang. Di senja tersayang daun-daun celana berguguran. Tangan kecil hujan menjatuhkan embun ke celah bibirmu, meraba demam pada lehermu, dan dengan takzim membuka kancing bajumu. Aduh sayang, jarak itu sebenarnya tak pernah ad…
Oel nam nes on na, nasi nam nes on nak nafu, naijan nam, nes on sisi, fatunam nes on nuif. Air adalah darah, hutan adalah rambut, tanah adalah daging, batu adalah tulang.
Kemarau panjang melanda sebuah kampung. Tanah jadi retak dan sawah pun jadi kering kerontang. Orang kampung pun mulai resah dan gelisah. Sebetulnya, adda sebuah danau dekat kampung itu. Namun, orang kampung ternyata lebih suka pergi ke dukun, "Dan setelah tak juga keramat dukun itu memberi hasil, barulah mereka ingat pada Tuhan. Mereka pergilah setiap malam ke mesjid mengadakan ratib, mengad…
Kumpulan cerpen Kabut Negeri si Dali ini memuat 15 cerpen yang ditulis tahun 1990-1999. Tema umum yang disajikan dalam kumpulan ini adalah potret dari akses dan latar belakang sejarah politik dan perang mulai dari zaman pendudukan Jepang hingga zaman orde baru.