"Mata waktu, mata sunyi: memanggil, menelan. Ceruk cinta yang haus warna. Ceruk perempuan. Malam ini aku akan tidur di matamu. Daun-daun celana berguguran di senja tersayang. Di senja tersayang daun-daun celana berguguran. Tangan kecil hujan menjatuhkan embun ke celah bibirmu, meraba demam pada lehermu, dan dengan takzim membuka kancing bajumu. Aduh sayang, jarak itu sebenarnya tak pernah ad…
Mari kita buka apa isi kaleng Khong Guan ini: biskuit peyek keripik ampiang atau renginang? Simsalabim. Buka! Isinya ternyata ponsel kartu ATM tiket voucher obat jimat dan kepingan-kepingan rindu yang sudah membatu.
Inilah buku pilihan puisi dari penyair kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, Joko Pinurbo atau dikenal sebagai Jokpin. Buku yang judulnya merupakan salah satu frasa dalam sajak ""Puasa"" (2007) ini memuat 121 puisi dari kurun 1989-2012. Pada halaman 152, Jokpin berpuisi : Dari kamar mandi yang jauh dan sunyi saya ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puisi.