Sampai saat ini penelitian tentang Kerajaan Sunda tetap dilakukan para pakar, baik sejarawan, arkeolog maupun filolog. Namun penelitian tersebut dilakukan secara fragmentaris berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itulah, kami mencoba melaksanakan penelitian gabungan yang bersifat multidimensi, yaitu dari kaca mata ilmu sejarah, arkeologi, filologi, dan arsitektur.
Beruntunglah, bahwa dua dunia yang menjadi hirauan buku ini -hukum dan susastra- masing-masing memiliki dewi pengayom sendiri-sendiri. Dewi Keadilan dikenal sebagai dewi yang mengayomi dunia hukum dan Dewi Puisi yang dikenal sebagai dewi yang melindungi dunia susastra. Dalam buku ini, kedua dewi itu saling bercengkerama satu dengan yang lain dan dijelaskan dengan sangat apik.
Buku ini adalah pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM). Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia. Sosok manusia Indonesia yang digambarkan dalam buku ini sebagai bahan dan permulaan kerangka yang bergu…