Dalam pertempuran mempertahankan Benteng Homs di Damaskus dari serbuan pasukan Salib, ayah Shalahuddin, Najmuddin Ayyub, terluka parah dan wafat. Inilah akhir kebersamaan shalahuddin dengan ayahnya tercinta. Shalahuddin tak pernah melupakan wasiat terakhir dari ayahanda. Sementara itu, Mesir diperintah oleh seorang gubernur yang zhalim, bernama Ibnu Al-Munkidz. Khalifah Dinasti Fathimiyyah yan…
Shalahuddin terus meminta ilmu agama dan ilmu keterampilan berpedang dan berkuda. Dengan tekun, Shalahuddin berguru pada Nuruddin Zanki dan pamannya, Asaduddin Syirkuh. Panggilan itu pun tiba. Penduduk kota Damaskus datang meminta pertolongan para prajurit di Mosul untuk membantu mempertahankan benteng kotanya dari serangan Tentara Salib. Pasukan Salib sangat yakin akan merebut benteng ini. Me…
Mengapa makan sebaiknya pelan-pelan? Bagaimana jadinya kalau suka menunda belajar walau waktu ujian masih lama? Mengapa anak laki-laki sebaiknya shalat di masjid? Apakah benar menjenguk teman yang sakit itu berpahala besar? Yuk, kita ikuti keseharian Hafiz, Annisa, dan sahabat lainnya dalam komik ini, sambil mengingat kembali dalil-dalil di dalam Al-Quran dan Hadits yang akan mengingatkan kamu…
Kali ini Fikri hadir kembali bersama teman-temannya. Selama di pondok, ada saja tingkah mereka. Walau kadang konyol, Fikri dan teman-teman tetap berusaha mengamalkan hadits Nabi SAW dalam kehidupan mereka. Dari hal-hal kecil seperti tersenyum, berkata jujur, sampai menjenguk teman yang sakit. Ada juga kisah tentang Air Zamzam yang bisa menjadi obat, pentingnya tidak mencaci dan tidak mencuri, s…
Kuliah di kota besar memang banyak resiko, terlebih ketika memperoleh beasiswa dari lembaga-lembaga yang kurang jelas siapa pemilik dan para donatur beasiswanya. Dan itulah yang dialami oleh KEMI. KEMI dimanfaatkan oleh Farsan yang telah mengajak dan memberikannya peluang KEMI bisa kuliah di Universitas Damai Sentosa. Di kampus Kemi tidak hanya kuliah seperti mahasiswa normal di kampus-kampus l…
Di balik gagahnya seorang kesatria, pasti ada sosok guru yang mendidik dan melatihnya dengan sabar dan gigih. Seperti itulah kiranya Shalahuddin Al-Ayyubi dan Nuruddin Zanki. Kisah Shalahuddin Al-Ayyubi tidak akan lengkap tanpa kisah gurunya, Nuruddin Zanki. Banyak ilmu pengetahuan, keterampilan, dan ketangkasan milik Shalahuddin Al-Ayyubi yang diwariskan dari Nuruddin Zanki. Shalahuddin Al-Ay…
Pasukan muslin yang dipimpin Assaduddin Syirkuh berhasil masuk ke gerbang Kerajaan Fatmiyyah. Ibnu Ash-Shawar lah yang membukakkan pintu gerbang itu. Ternyata, di balik perbuantanyya, Ibnu Ash-Shawar memiliki rencana tersembunyi dengan mengizinkan pasukan muslim masuk ke wilayahnya. Peristiwa demi peristiwa pun terjadi. Asaduddin Syirkuh ditunjuk menjadi gubernur di kota itu. Tentu saja hal in…
Tanpa harta tanpa sanak saudara, Najmuddin Ayyubi --ayah Shalahuddin-- dan keluarganya terusir dari Tikrit. Mereka menjadi pelarian, bergerak sembunyi-sembunyi. Rasa lapar dan sengatan matahari menemani perjalanan mereka. Sekian waktu tertunda-tunda, akhirnya mereka tiba di Mosul. Saat itu Mosul dipimpin oleh Sultan Imaduddin Zanki. Mendengar kedatangan Najmuddin Ayyub, sultan Imaduddin Zanki d…