Aristotle developed the Rhetoric during two periods when he was in Athens, the first, from 367-347 BCE (when he was second to Plato in the academy); and the second, from 335-322 BCE (when he was running his own school, the Lyceum). The study of rhetoric was contested in classical Greece: on one side were the sophists, and on the other were Socrates, Plato, and Aristotle. The trio saw rhetoric a…
Apakah kalian sudah mengenal Hana, penghuni Padang Perdu Klan Matahari? Ini adalah kisahnya. Tentang seorang pemilik kekuatan “membaca alam sekitar”. Tentang seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya. Rasa sakit. Kehilangan. Pengorbanan. Kebencian. Memaafkan. Tumpah menjadi satu. Juga pertarungan mematikan, tempat-tempat berbahaya, hewan dan tumbuhan legendaris. Kalian mungkin telah …
Kali ini ada lagi suara kalbu yang disinari iman menembus jeruji-jeruji besi dan dinding-dinding tinggi di Mesir pada zaman kekuasaan si tiran, Gamal Abdel Nasser
In a world that teaches us that if we have more, we'll be more, why do we still feel insufficient? What is missing? We are plagued by Hustle Culture, working longer hours, buying advanced gadgets, and wearing the latest fashion, yet we remain unfulfilled. Mohammed Faris' groundbreaking book powerfully reintroduces the ancient wisdom of Barakah and masterfully juxtaposes it with modern…
Anda bingung belajar Islam? Tak tahu harus belajar dari mana karena ajaran Islam begitu luas? Buku ini hadir menawarkan solusi. Selain menyajikan materi yang lengkap-mulai dari akidah, ibadah, akhlak, muamalah, hingga doa sehari-hari-- penulis juga melengkapinya dengan jawaban tuntas dari pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal di benak orang awam. Buku ini dikemas secara aplikatif, praktis,…
Dengung Cigadung II” merupakan lontaran pemikiran jama’ah Masjid Al Multazam dalam Kuliah Ilmiah Populer bulan Ramadahan tahun 1443 H. Sebagaimana terbitan pertama, buku inipun merupakan hasil paparan beberapa orang jama’ah Masjid Al Multazam. Karena tujuan awal Kuliah Ilmiah Populer adalah berbagi pengetahuan pada bidang-bidang ilmu yang ditekuni atau menjadi interes para pemapar, maka b…
Akidah dan tauhid adalah pondasi bagunan agama. Anak-anak yang baru tumbuh adalah laksana sebidang tanah yang di atasnya siap didirikan bangunan. Maka menanamkan akidah dan tauhid sejak dini bagi anak-anal muslim adalah suatu keharusan. Agar pondasi bagunan agamanya kuat.
Hadiah! Anak-anak senang sekali jika diberi hadiah senyumnya sumringah Keceriaan terlihat jelas di wajah Mereka gembira, kita pun bahagia Buku ini ditunjukkan untuk melatih buah hati Agar selalu bersyukur dengan yang dimiliki Mengajarkan untuk terus qona'ah dan peduli Tidak meletakkan dunia di dalam hati Semoga dapat menginspirasi